Berpijak pada awal kehidupan,,,
Awalnya
saya ga ngerti arti kehidupan, ga bisa dengan jelas menatap masa depan dan ga
bisa berdiri sendiri tanpa bantuan orang lain. Akan tetapi kehidupan terus
berlangsung sesuai putaran waktu, pilihannya hanya ada tetap ditempat dan
tertinggal masa atau mengikuti pergerakan masa. Hanya itu saja, yup!! Akhirnya
setelah berfikir penat dan memaksa otak untuk bekerja saya dapat menentukan
pilihan akan kehidupan ini, yaitu HARUS mengikuti pergerakan masa. Secara
alamiah kita sebenarnya tanpa tujuan, kita kan ga minta untuk “dibuat” dan
dilahirkan, kita juga ga memilih dari latar belakang seperti apa kita akan
dilahirkan bahkan didik sedemikian hingga, dan kita juga ga minta apalagi milih
sifat dan karakter kita nantinya. Begitu dilahirin dari rahim si ibu ya udah
langsung oak,,oak tanpa ampun dan bertumbuh kembang secara alamiah. Sampai
seGEDE ini nich :p
Dulu-nya
saya adalah seseorang yang selalu punya tujuan hidup, saya selalu merencanakan
step bye step dalam menjalani kehidupan, punya prinsip dan aturan hidup.
Pokoknya tertata dengan baik deh istilah katanya “terorganize” [ca elah sok
londo] dan saya nyaris puas dengan semua yang saya lakukan, walaupun terkadang
saya sering kali kecewa jika apa yang saya inginkan [agendakan] meleset dan
tidak dapat tercapai. Akan tetapi dengan pepatah “kegagalan adalah awal
keberhasilan” inilah saya dapat bertahan dan terus-menerus berusaha mencapaikan
niat saya itu. Hasil akhirnya ya sekarang ini, walaupun cita-cita saya yang
sebenarnya belum tercapai tapi kata belum kan bukan
berarti tidak jadi masih bisa dirubah :)) [*penuh harapan besar* mode
on].
Tapi
sekarang, entahlah kenapa saya jadi absurd dengan tujuan hidup, merasa kalau
sekarang tidak ada yang ingin saya raih lagi. Saat ini keinginan pencapaian
dalam hidup hanya satu yaitu kebahagiaan [cukup simple bukan??]. Yups hanya itu
dan saya rasa itu bukan suatu pekerjaan yang simple,,hehehe… Jadi sekarang
hidup dengan motto “let it flow” biarkan kehidupan yang membawa saya kemana
saja [yuk mariiii].
Buat saya
bahagia itu sebenernya lahir dari kenyamanan kita akan sesuatu, keasyikan kita
akan suatu kondisi dan ketagihan kita akan hal yang indah. Saat ini saya masih
dalam tahap menstabilkan kondisi kejiwaan [hahaha kaya orang gila ajah] mengembalikannya
ke posisi NOL dan memulihkan ke”sakit”an pada mental. Jadi intinya sekarang
lagi rehabilitasi jati diri dan sekaligus menjadi tujuan hidup [lagi dan lagi].
Tapi sepertinya tujuan hidup saya yang akan datang akan berbeda 180 derajat
dari tujuan hidup saya yang terdahulu deh…
Jadi
intinya saya akan punya tujuan hidup lagi ??? [HOREY……]
OK wait
and see