Why there and Not here
Betapa aku merindukan kota itu..kota yang punya khas dan magic yang begitu
luar biasa, yang membuat aku selalu dan selalu ingin kembali.
ngaYogyakarta hadiningrat
Indah sekali, tenang sekali, sejuk sekali, menarik sekali, berbudaya sekali
dan misteri sekali
I miss jogja very much…
Much for the people in there,,people have such a pleasure smile, a nice
talk, a high culture and lovely man with dark skin
I drink milk and then i think fast, clean and smart
I drink hot coffee and then i felt so creative, so coperative and so clever
I drink cool water and then feel free from the polution and also i’m health
I drink a cup of tea and then i feel like the women has a bright carrier
I drink soda and that such have fun every where
Smile smile smile and think positive about my life
In that city at the morning
Bertemu dengan orang yang mengerti dan mau mengerti keadaan kita sepertinya
membahagiakan bukan??dulu itu aku rasa sangat…
tapi di sini secara belum ketemu
“orangsepertitu” makanya masih biasa aja
hmmm menunggu mungkin perkerjaan yang membosankan sekaligus menyedihkan
akan tetapi kalo kita bisa belajar untuk menunggu berarti sama saja kita
belajar bersabar?? Ya ga?? Sepertinya iya..hahaha berusahalah untuk menghibur
diri sendiri seketika sekali lagi di sini
Hidup terbebas dari tekanan dan kondisi yang menyesakkan itulah arti dari
kenikmatan hidup di sana bisa tapi di sini sulit
Aku rindu sekali, saat-saat dimana aku masih bisa merasakan kebahagiaan,
kesenangan, perhatian dan kebersamaan…sepertinya aku sudah hampir lupa
seperti apa rasanya…
Aku hampir lupa bagaimana caranya bisa menghargai orang lain, menghormati
orang lain, mempercayai orang lain, mengasihi orang lain, tenggangrasa antar
sesama, membiarkan orang lain mempunyai rasa yang tulus dan ikhlas atas semua
yang dilakukan.
Semenjak aku datang lagi dan berada di
sini ada banyak perubahan, sejak aku ada dikehidupan yang awal, ketika aku
masih menjadi aku yang sebelumnya, yang penuh hal yang aku sendiri tidak tahu
akan diriku. Merasa kembali ke titik NOL sebelumnya merubah kebiasaan, pola
pikir dan perilaku padahal harusnya tidak perlu terjadi [tidak perlu
menyesuaikan diri lagi] karena hidup di
sini sudah ku alami sejak lebih dari 20 tahun yang lalu sedangkan di sana hanya 3 tahun cukup. Tapi
mengapa kemudian aku mulai beranggapan bahwa kenikmatan hidup yang sebenarnya
aku dapatkan ketika aku berada di sana
dan bukan di sini. Hhh entahlah
mengapa justru ini yang menjadi bahasan untuk kemudian dianalisa kembali??
Hopely that life will be friend with my own life