“a cup of coffee in the morning”

the freedom to wrote, the lesson for learn, the character of me, but not the dream come true, inspired by torabika 3 in 1

Heart Song

Filed under: emotion — eniecha at 1:37 am on Thursday, February 28, 2008

 

Ketika rinai air hujan turun membasahi bumi
tak ayal semuanya pun basah tanpa ampun, begitupun ketika air mata tak lagi
dapat dibendung semua keluh kesah campur baur tumpah menjadi tetesan-tetesan
itu. Semua berubah mengharu biru, seakan alampun tahu bahwa sesakan hati memilu
tajam. Lelah sudah menempuh separuh perjalanan ini namun tak kunjung temukan
jalan terakhir untuk sampai ke tujuan. Terhenti di tengah hanya akan membuat
kesulitan maka putusan fatalpun tersembul untuk kembali meniti jalan pulang.

 

I’ve
been living with a shadow over head
I’ve
been sleeping with a cloud above my bed
I’ve
been lonely for so long
trap
in the past that I just cant seem to move on

 
I’ve
been hiding all my hopes and dreams away
Just
in case I havent need them again someday
I’ve
been setting a sad time
to
clean a little space in the corners of my mind

 
All
I wanna do is find a way back into love
I
cant make it through without a way back into love

 
I’ve
been watching above the stars refuse to shine
I’ve
been sending but I just don’t see the sign
I
know that its out there
Theres got to be something for my soul somewhere

 
I’ve
been looking for someone to shed some light
Not
somebody just to get me through the night
I
could use some directions
And
I’m open to your suggestion

 
All
I wanna do is find a way back into love
I
cant make it through without a way back into love
And
if I’m open my heart again,
I
guess I’m hoping you’ll be there for me
In
the end

 
There are moment where I don’t know what its real
Or
its funny about the feel the way I feel
I
need insuration not just another negotiation

Lyric by Hugh Grant & Drew Barrimore [Way
back into love]

 

Akhirnya saya pulang ke peraduan, mengadu
sampai gaduh dan mengeluh tanpa ampun. Serasa inilah pilihan terakhir yang akan
dibuat, pulang dengan tangan hampa tanpa sedikitpun senyum kemenangan.
Kesadaran menghentakkan jiwa dan batin ini ketika banyak hal yang dirasa tak
berprikemanusiaan terpampang jelas di liku perjalanan hidup. Entah rasanya
seperti mimpi menjalani kehidupan seperempat bagian dalam tahun ini. Putus
sudah semangat pengharapan yang kemarin dikumandangkan. Letih sudah penantian
yang sempat diperlihatkan kemarin. Dan akhirnya lagi-lagi penyerahan tanpa
syarat jurus terakhir yang mampu dipersembahkan untuk kehidupan saya.

 

You did it again
You did hurt my heart
I don’t know how many times
You… I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
and now you let me down


You turn my whole life so blue
Drowning me so deep,  I just can reach myself again
You successfully tore my heart
Now it’s only pieces
Nothing left but pieces of you

You frustated me with this love
I’ve been trying to understand
You know i’m trying i’m trying
You.. I don’t know what to say
You’ve made me so desperately in love
and now you let me down

Lyric by Ten 2 Five [You]

 

Sadar bahwa kehidupan tidak akan terus berada
di sini, maka menyiapkan langkah selanjutnya adalah hal yang wajib dilakukan
dengan sigap. Mengawali setiap tindakan dengan doa dan niat yang baik harus
diutamakan agar segala sesuatu dapat berjalan semestinya. Bersiap untuk
mengambil ancang-ancang bangun dan berdiri, walaupun saya sepenuhnya sadar
bahwa untuk kembali berdiri dan melangkah lagi perlu menyeleksi waktu. Namun
alampun tak akan mau menunggu jika keteguhan hati tak segera beranjak, harus
sekarang, harus dimulai dan harus bisa. Yakinkan hati.

 

Tell me is it worth the pain
When your pride plays the wrong game
Blinded by suspicious mind
Though you could read my heart and cross the
line
In everything you see…
Keep everything back me


Though my broken heart
Tear my dreams apart
I’ll be all right
I’ll be all right
Just a broken heart
Not a word to fight
I’ll be all right
I’ll be all right

 
Deep that bad taste in your mouth
Half your truths stay on your side
Unleash all your demons free
They’ve been hiding
All that you’ve refused to see

 
Take everything back me

 
Obvious inside I’ll be all right
Through the years, many tears I have wasted
I’ve moved on, moving on
Can’t erased, can’t replaced what I’ve tasted 

Lyric by Anggun [I’ll be alright]

 

 
Terima kasih untuk tetesan air hujan, terima
kasih untuk petir menggelegar, terima kasih untuk derasnya rintikan dan terima
kasih alam untuk mau bicara. Semoga tidak hanya alam yang mampu membangunkan
jiwa akan tetapi makhluk alam ini seyara sontak memberikan sedikit kesempatan
diri untuk dapat menikmati hangatnya sinar mentari, siangnya terik matahari,
dan lembutnya cahaya panas sang surya.

 

Thank you India
Thank you terror
Thank you disillutionment
Thank you frailty
Thank you consequence
Thank you silent

Lyric by Alanis Morriset [Thank you]

 

 

Radang yang meradang…

Filed under: out of plan — eniecha at 9:29 pm on Wednesday, February 27, 2008

Postingan
saya kali ini hanya untuk sekedar sharing, entah entry-an saya ini ditunggu
banyak orang ataupun tidak namun yang pasti sepertinya sudah banyak virtual
friends
yang berkunjung ke sini..[hohoho *PD mode on*]

 

 

Sudah
seminggu lebih lamanya tubuh saya lemah, lunglai dan tak bergairah. Awalnya
seminggu lalu saya merasakan tenggorokan seperti menelan biji kedondong, sakit
sekali apabila digunakan untuk menelan sesuatu. Sampai akhirnya saya
mendiagnosa diri saya akan terkena flu, maklumlah cuaca Jakarta akhir-akhir ini sangat tidak bersahabat.
Hujan yang turun terus menerus bukan hanya menyebabkan sebagian wilayah ibukota
ini kebanjiran akan tetapi membawa wabah penyakit yang buanyak. Mencegah agar
tidak sakit maka saya langsung minta ibunda tercinta membelikan obat [niatnya
pencegahan dini, eh tapi ternyata…], sebelumnyapun saya sudah di’kerik’ [cara
membuat tato alamiah di tubuh dengan cara paksa :p], dan mandi air hangat  karena sendi-sendi saya terasa sangat ngilu
sekali apabila terkena hembusan angin.

 

 

Dua
hari tidak menjadi lebih baik, tenggorokan saya semakin menjadi hingga saya
terbatuk-batuk berat akhirnya saya pilih beli obat untuk tenggorokan yaitu FG
Throces dan obat batuk Aktifet [katanya manjur]. Saat pertama, kedua, ketiga
lumayan berfungsi akan tetapi lama kelamaan koq ga mempan ya?? Dua hari
kemudian saya putuskan untuk ke poliklinik kantor guna menyakinkan sakit apakah
saya ini?? Dokter memvonis saya terkena radang tenggorokan, katanya tenggorokan
saya bengkak dan luka, untuk itu diberikanlah obat anti radang dan obat batuk.
Secara gratisan ya [boo..] jadi obatnyapun ya alakadarnya, dikasih obat generik
untuk antibiotiknya sama OBH gitu untuk obat batuknya. Tapi ya ga sembuh-sembuh
juga, putus asa karena semakin menyiksa akhirnya dua hari kemudian [again] pindah
ke dokter beneran yang bayar [halah], saya ke klinik medika 24jam di jl. Radio
dalam. Vonis dokter tetap sama yaitu radang tenggorokan, akan tetapi dia bilang
radang saya sudah tidak bengkak. Tapi kenapa juga masih berasa susah banget mau
nelan, boro-boro mo nelan makanan, nelan [maaf] ludah aja susah. Huh…. Sampai
hopeless karena ngerasa ga sembuh-sembuh.

 

 

Mungkin
saya kualat kali ya? Karena sebelumnya saya yang planning mau sakit [haha SAKIT
JIWA, sakit koq di planning]. Tapi planning saya cuma buat dua hari saja koq,
cuma sebagai tanda berduka atas meRADANGnya hati ini [uhgg lagi-lagi curhat..].
Saya pikir setelah sakit fisik setidaknya sakit hati ini tidak begitu terasa,
tapi ternyata salah. That’s a wrong way…

 

Ternyata
sakit fisik sama-sama sakitnya sama sakit hati, sama-sama capek dan nyusahin,
ngerepotin dan uhgg ga banget deh. Ampun TUHAN,,ampunn…. I know what I’ve
done,,so forgive me GOD,,please,,,give me ur way for me get well
soon..hiks..hiks..
[bhs inggris cara kuda :p]

 

 
Tololnya diri ini sampai “hal ini” bisa terulang lagi [menghela
nafas panjang] ga nyangka sekaligus jadi lebih trauma untuk bisa nerusin apa
kata hati. Mungkin memang benar apa kata pepatah “terkadang hati bisa salah
menilai, perkataan mungkin bisa saja menipu tapi tindakan itu cerminan yang
sesungguhnya” *tsah*.

Seminggu
berselang saya masih agak demam walaupun sudah mengkonsumsi obat-obat mahal
[halah] dari dokter itu, tapi kali ini saya harus yakin karena kalau ga yakin
saya ga akan bisa sembuh. Namun tiba-tiba di minggu pagi saya merasakan ada
yang aneh pada tubuh saya, apakah itu??eng-ing-eng?? Ada bintik-bintik merah diseluruh badan saya??
“waduh jangan-jangan gw kena DB nih??” pikir saya cepat. Langsung teriaklah
“ibuuuu” dengan sigap dan tanda khawatir ibu sayapun mendekat “apa?” lalu saya
langsung memperlihatkan tubuh saya yang mulai merah-merah ini. “walah ndok, kenapa
ini??wooo ini mah tampek, coba liat belakangnya??” pinta ibu. “hmm bener kamu kena
tampek, ko bisa ya? kan dulu udah pernah waktu di rawat di
Pertamina itu?” saya juga ga tau bu, siapa juga yang minta kena tampek [campak]
sampe dua kali. “ydah kalo gitu jangan mandi dulu, besok ga usah ke kantor
juga, diem di rumah jangan kena angin” titah ibu. Waks.. gawat ga mandi??haduh padahal
kepala ini udah gatel banget karena dari kemarin belum keramas, sekarang ga
mandi?? Kalau urusan ga ngantor mah, ya ga papa lah daripada juga malu ke
kantor dengan muka kaya kepiting rebus gini. Hikss menderita. Hhhh…saya
pikir-pikir kenapa jatohnya malah kena tampek ya?? Ya syukurlah dari pada kena
DB atau gejala typus gitu…ya masih lebih bersyukurlah walaupun dengan berat
hati menerima kenyataan ini. Karena mau ga mau ya harus diterima, karena
penyakit merupakan teguran dari yang Di Atas karena kita lalai akan kewajiban
dan jauh dariNya. Astagfirullahaladzim…

 

(Tobat
en..tobat)

 

 

Pasti
ada hikmah dari semua ini, pasti akan ada banyak manfaat dari semua ini.
Mungkin saya memang harus diperistirahatkan dengan didatangkannya penyakit
karena sebelumnya saya ngoyo berkerja, dan mungkin juga lebih diberi isyarat
bahwa kesehatan fisik juga harus diutamakan, jangan ngurusin hal-hal non fisik
[perasaan] terus. Pokoknya banyak-banyak berfikir positif lah, dan ga lagi-lagi
deh planning sakit,,hahaha

 

 

Setelah
yakin kalau saya kena penyakit tampek/campak yang konon biasanya hanya terjadi
saat kita masih kecil alias balita, saya jadi ogah ke dokter. Sudah ditawari ke
dokter oleh ibu dan om, saya pun tetap ogah, lagian dokter-dokter jaman
sekarang pada OON daripada buang-buang duit trus ga ada hasilnya mending
duitnya ditabung buat belajar jadi dokter [hehehe ngarang mode on]. Lagian masa
mendiagnosa hal beginian aja ga bisa, harusnya tanggap donk jadi dokter. Jangan
cuma ditensi darahnya, didengar detak jantungnya dengan stetoskop trus diliat
tenggorokannya pakai senter trus langsung memvonis kena radang tenggorokan.
Kalau cuma modal itumah saya juga bisa [ih sok gitu gw?? :p], harusnya kan mereka sebagai dokter punya analisa lebih
mendetail, ditanya apa kek, diperiksa gimana lagi kek, diapaain gitu kek waktu
ada di ruang periksa, eh ini mah cuma ditanya singkat, nulis, langsung bikin
resep sendiri. Dokter-dokter yang aneh. Karena sudah dua kali ke dokter dan ga
ada perubahan lebih lanjut saya lebih pilih diam di rumah dan istirahat,
mungkin lebih manjur daripada obat-obatan yang diberikan dokter-dokter sok
keminter itu [hush..!!]. “Nih dok, ternyata saya tuh sakit tampek atau campak
atau bahasa kedokterannya tuh morbili atau rubeolla [bagus yak namanya?? :p], harusnya anda sebagai dokter tuh tau
gejala-gejala tampek tuh mirip flu, batuk, radang tenggorokan dan sebangsanya. Harusnya
dokter lebih tau fase-fase yang mengindikasikan seseorang akan terkena penyakit
campak ini. Jadi bisa memberikan penanganan khusus terhadap pasien, jadi
biarpun bayar mahal tapi hasilnya tuh ada. Huh gimana sih jadi dokter??” omel
saya dalam hati *saja*.

 

 

Saya
kemudian diminumin air kelapa hijau katanya sih bagus untuk orang yang sakit
tampek, biar bercak-bercak merahnya keluar semua, karena kalau ga keluar bisa
parah [katanya]. Tapi memang benar, selain memang bercak-bercak merah sudah
tampak jelas pada bagian wajah, punggung dan sekitar tangan, setelah diminumi
air kepala hijau tambah penuh lah bercak-bercak merah itu disekujur tubuh. Wuih
mengerikan sekali, untung ga ada rasa gatal, hanya sedikit panas saja. Sambil
menikmati hadirnya bercak-bercak merah plus demam plus batuk-batuk centil ini
saya iseng-iseng googling, guna mencari tau penyakit apakah ini?? Ternyata
setelah tau saya jadi mengerti kalau sebenernya penyakit ini disebabkan oleh
virus yang memang pada umumnya menyerang balita yang belum di vaksin campak,
dan umumnya hanya terjadi sekali dalam seumur hidup tapi anehnya kenapa saya
dua kali ya?? Nasib..nasib. Mengenai tampek bisa dibaca selanjutnya di sini.

 

 

Untuk
obat sakit tampek, setelah googling saya dapatkan nama obat cina yang sudah
sangat terkenal yaitu MA POH Cap Bola saya dapatkan keterangan ini dari paman ini dan juga referensi dari si ibu ini. Ternyata setelah saya baca keterangan di
dalamnya, definisi tampek/campak itu sendiri berbeda dari asumsi para medis,
mereka [ahli obat cina] bilang kalau tampek itu merupakan darah kotor yang tak
bisa dikeluarkan sehingga muncul menjadi bercak-bercak merah pada kulit, dan
ternyata juga itu pasti menyerang manusia dalam hidupnya dan tidak hanya satu
kali. Jika darah kotor tersebut belum keluar dengan sempurna maka akan
menyebabkan terjadinya tampek lagi. OMG so how..how donk??

 

 

Btw,
cobain deh tu ramuan, pasti bakalan muntah-muntah kalo ga kuat nyium baunya,
saya saja hampir muntah, tapi di tahan daripada ga sembuh.. :p

 

 

Huh
tadinya saya fikir radang tenggorokan saya yang sakit ini mengikuti sakitnya
radang dalam hati saya akan tetapi berbuntutnya malah panjang boo…. Penyakit
dari dalam sampai ke luar, weits..weits kemarin-kemarin saya concern banget
sama kulit tubuh, sampai rajin banget luluran, eh ternyata kena campak begini,
sumpeh deh..ngeri liatnya, jadi merah-merah gitu kulitnya jadi ga indah…huaaaa

 

 

Berasa
sia-sia gw luluran :’(

[*negative
thinking mode on
* apa karena gw rajin luluran ya??makanya kena tampek?? Hihihi…
BODOH]

 

 

Tapi
ya mungkin itu tadi, kita bisa jaga kesehatan dari luar, tapi dari dalam siapa
yang tau?? Mungkin pola makan dan banyaknya wabah virus akhir-akhir ini yang
bikin semua jadi ga sinkron kali ya. Mudah-mudahan ke sananya saya lebih concern lagi sama kesehatan
tubuh, dari dalam maupun dari luar. Mungkin juga karena saya sering kena asap
kendaraan kali ya tiap berangkat dan pulang kantor jadi banyak polusi dan
virus-virus?? Huh harus beli vitamin yang buat luar dan dalam nih…vitamin A, B,
C dan antioksidan kali ya…

 

 

Ya
makanya,,marilah kita sama-sama menjaga kesehatan, ga cuma kesehatan fisik tapi
non fisik juga. Menjaga kesehatan dari dalam maupun dari luar tubuh dan juga
banyak-banyak istirahat untuk mengatur metabolisme secara sempurna, sehingga dzat-dzat
yang dibutuhkan bagi tubuh diolah dengan baik oleh tubuh dan dzat-dzat yang
sudah tidak dibutuhkan akan dikeluarkan oleh tubuh juga. Tapi satu lagi yang bener-bener
penting inget sama Yang Di Atas untuk tetap sujud dan dekat denganNya..amien

 

 

Ini
warning buat saya pribadi tentunya

 

 

So…
now forget him and get well soon for get new smile to spirit life

 

 

Huhuhu

 

 

Nb
: Thanks untuk teman-teman chatting saya yang telah menemani kebosanan saya di
rumah saat sakit kemarin. thx a lot guys ;) and especially for id :
arieya_only, thanks for the pray and spirit..hahaha [mu,,,la,,,i]

DGE03 Mapping Company

Filed under: out of plan — eniecha at 2:35 am on Friday, February 15, 2008

Kali ini saya sedang ingin mengkhayal, hmm bermula dari status YM-nya mbakyu yang berisikan "i miss my DGE frendz,," membuat saya tersentuh dan menyadari betapa saya juga sangat merindukan mereka. Ya,,teman-teman DGE angkatan 2003. Dikala sehampaan hati mulai hanya meninggalkan ruang sempit untuk bernafas dalam tubuh ini, maka ingatan saya mulai mencari "apakah", "siapakah" dan "bagaimanakah" saya dapat menetralisir semuanya. Keluarga DGE 2003. Hanya itulah obat penetral segalanya, hanya merekalah oksigen yang akan memaksa masuk untuk menyingkirkan hal-hal tidak penting yang bersarang di hati dan dengan berkumpul bersamalah saya bisa melayangkan semua kesesakan di dalam hati ini.

Nah setelah membaca status di YM itu maka saya ga mau kalah donk, ya karena memang mungkin saya juga benar-benar merindukan teman-teman saya yang sangat valueable itu. Maka saya pasang "miss the DGErs 03 too buu". Tak lama si jeng DGErs yang lainnya ikutan nyambung deh "love u all DGErs 03",,wah ternyata semakin membahana saja kerinduan kami, mana si ibu yang satu itu pake pengen nangis segala lagi. Repot dah. Akhirnya saya berandai-andai "bu andaikan kita tidak harus dipisahkan oleh ruang dan waktu [halah] pasti setiap saat kita masih bisa bercengkrama dengan sejuta rasa ya??" (caelah gaye lu non,,PERA..hahaha). Kemudian si mbakyu-pun menimpali andai-andai-an saya tadi, "iya ya bu, gimana kalau kita bikin company ajah, bikin koalisi gede-gedean yang akan mengalahkan perusahaan mapping yang udah semarak ini?" begitu ajaknya. "SETUJU" dan kamipun mengamini semua andai-andai-an kami,hihihi.

Mulailah perkhayalan panjang kami, dimulai dengan status "bikin DGE03 Mapping Company yuks.." kemudian ditimpali dengan status dari si jeng "Siapa yang mo ikutan DGE03 Mapping Company silahkan daftar" dan kemudian saya dengan status "DGE 03 Mapping Company Coming Soon..hahaha" begitu lah kira-kira. Saya fikir kami bertiga punya kelainan mental sehingga berangan-angan terlalu jauh, tapi sebenernya tidak juga. Membangun jiwa enterpreneurship sejak dini kan bagus untuk ke depannya bukan, hingga suatu hari nanti kita atau kami lebih tepatnya dapat mewujudkan itu. Sah-sah aja kan orang berkeinginan punya perusahaan sendiri, mau itu dibangun dengan cara sendiri, dengan investment family ataupun secara berkoloni seperti keinginan kami ini. Yang penting apapun keinginan kita itu tidak merugikan orang lain dan negara. Soo why not?? Kenapa kacang?? Hahahaha.

Sekarang waktunya mencari siapakah sejatinya yang akan menjadi owner? [caelah,,rodo beratt] supaya keinginan kita ini come true *tsah* gaya deh. Pertama kita harus melihat peluang siapa/"who" yang diperkirakan mempunyai permodalan yang kuat dan dilihat skill yang dimiliki tentunya. Ada sih beberapa kandidat, ada yang lumayan punya modal dan kemampuan, ada yang mempunyai modal dan tanpa kemampuan [mapping or GIS or Remote Sensing sesuai dengan company yang akan kami dirikan loch] dan ada pula yang tidak mempunyai keduanya akan tetapi mempunyai khayalan tinggi untuk mewujudkannya yaitu saya sendiri [hahaha..menertawakan diri sendiri duluan daripada disorak-soray seangkatan]. Duh baru kerja selemparan doank udah mau sok-sok an bikin PT, norak banget ga sih??

Tapi ternyata khayalan kami-kami ini disetujui banyak pihak loh??Serius..Suer tak ewer-ewer ser..[latah]. Buktinya si manusia super cuek ini mengamini semua khayalan kami dan berharap plus berdoa agar semua itu semoga saja terwujud [amieen]. Bahkan dia bilang jadi satpamnya pun mau, wuu jadi tambah bersemangat deh. Ya tapi mungkin cita-cita mulia kami ini masih akan lama dapat terwujud karena sebagian dari keluarga DGE ini masih banyak yang menuntut ilmu guna menyempurnakan pengetahuan tentang Geographic Information System or Remote Sensing or Cartography or anything else knowledge [sok ngEnglish gw] di Almamater kami.

Sementara ini DGE03 Mapping Company masih jadi khayalan kami akan tetapi mungkin suatu saat kelak akan menjadi nyata, karena dengan begitu mungkin ilmu yang sama-sama kami pelajari dulu bisa digunakan dan bermanfaat untuk khalayak ramai juga untuk mempersatukan kami [keluarga DGE'03] lagi sehingga kami tidak perlu merasa jauh..rindu..kesepian..kehilangan..bahkan tersisih dari kehidupan yang mulai terlihat hedon ini.

Semoga ide ini tidak terdengar freak untuk sebagian orang, saya kan cuma mau sharing aja apa yang telah saya perbincangkan plus gosipkan hari ini :)

Akhir kata semoga saja kami bukan hanya sedang happening online by handphone saja, akan tetapi akan ada trend ngBlog ataupun bikin perusahaan gitu.

Hahaha,,ide gila muncrat lagi neeh,,

*di sela-sela mengedit peta [yang akan dijadikan peta dasar PII 2007] update-an PPWI 2004 prov NTT dan Sulteng dan sembari chatting tentunya..* ^_^

Menanti sebuah kepastian *halah*

Filed under: curhat — eniecha at 11:26 pm on Wednesday, February 13, 2008

Pengennya sih sesuai target tapi kayanya bisa melenceng jauh nih. Dalam hati "semoga bulan juli udah dapet, biar orang-orang liat gw bawa tentengan gitu,kekekeq" tapi kayanya kenyataan masih jauuh banget deh. Ya tapapalah yang penting udah usaha, daripada ga ada usahanya sama sekali. Yukss mariii…

Terserahlah orang-orang itu mau bilang apa. Dalam hati tereak "emang gue pikirin" hahaha [serasa Maia Ratu ajah :p]. Ya daripada gw juga stress mikirin hal-hal yang ga penting mulu, malah nambah berat badan gw ajah [lha apa hubungannya coba??]. Kadang jadi orang baik suka disalah artikan, jatohnya susah kan tapi kalo jadi orang jahat lebih susah lagi, dibenci orang, dimaki-maki, malah ada yang nyumpahin segala itu lebih berat. Ya elah [bak] makan buah simalakama. So enaknya jadi orang pegimana yak??

Bodo Amat lah, ga mau mikir yang berat-berat, lagian ngejalanin hidup kaya gini ajah udah berat apalagi ditambah pikiran yang aneh-aneh. Ampun dah!!

Tuh kan postingan gw kali ini kaga makna abis, udah gitu bahasanya semau-GW-gitu, hahaha

Yang pasti [kali ini serius nih] saya cuma ingin baik, entah berbuat baik atau berasumsi baik sama kamu, karena saya tau setiap kebaikan yang saya tebar pasti akan menuai kebaikan juga walaupun entah siapa yang akan membalasnya dan walaupun itu bukan melalui kamu tapi saya yakin keikhlasan saya untuk baik akan dianggap hal yang baik pula oleh Yang Di Atas,,[amieen]..

huhuhu..so sweet

Menunggu saatnya tiba,,,

Filed under: curhat — eniecha at 10:45 pm on Thursday, February 7, 2008

Entahlah sampai kapan kehidupan ini akan terus berjalan seperti ini, dari waktu ke waktu tetap saja sama. Saya masih saja duduk sendirian di ruang tamu sekaligus ruang menonton tv, memencet tombol remote dan mengganti channel tv, tak tentu arah, dan telah terbiasa dari umur belasan tahun. Kemudian saya berfikir, kenapa bertahun-tahun hanya seperti ini?? Tapi kembali lagi saya harus menguatkan hati jika “sesuatu yang indah pasti akan datang tepat pada waktunya” hanya itu saja gumam saya dalam hati. Berharap saat indah itu akan segera tiba.

Beruntung ibunda tercinta telah mengerti keadaan putrinya ini, beliau tak lagi bertanya sampai kapan saya akan terus begini, kapan saya bertemu dengan jodohnya dan tak lagi menggurui saya serta menceramahi saya untuk apa kehidupan yang akan datang kalau bukan untuk menikah dan meneruskan keturunan. Beliau tahu bahwa saya sekarang sudah cukup pasrah akan keadaan, menerima apa yang telah digariskan Tuhan untuk saya dan akan menerima dengan suka cita bila saat itu tiba. Ibu sudah cukup mengerti seperti apa jalan fikiran saya, seseorang yang selalu punya planning ke depannya, seseorang yang sangat prinsipil atas apa-apa yang akan dilakukannya, dan seseorang yang menjalani kehidupan ini dengan apa adanya tanpa kenal lelah bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Sebelumnya saya pernah mengutarakan planning apa yang telah saya buat dalam jangka waktu pendek ini, berkisar 1 sampai 3 tahun ke depan. Bersyukur karena beliau sudah sangat mengerti saya, jadi beliau fine-fine saja, terima kasih Tuhan dan tolong jangan biarkan beliau kembali menuntut hal yang belum bisa saya wujudkan karena takdirmu, amien. I love u Mom,,,,muach1000x

“Makanya bu besok-besok ga usah dengerin apa kata orang-orang itu, biarin ajah, cuekin ajah yang penting aku kan jalannya lurus-lurus ajah, masalah jodoh mah udah ada yang ngatur. Okeh?? " Akur dah :)

Kelegaan sesaat setelah mengetahui bahwa ibu tidak lagi memaksakan saya untuk segera mencari seorang pendamping. Jadi saya bisa melanjutkan cita-cita saya tanpa rasa bersalah [ciyeh,,sok suci gitu gw].

Hanya saja [semoga] orang-orang disekitar saya tidak menuntut banyak akan kehidupan pribadi saya. Berdoa sajalah kalian untuk kebaikan saya dan tolong jangan memaksa saya untuk segera-segera-dan-segera mewujudkan apa yang kalian (dan saya tentunya) inginkan. Jadi saya tidak harus pusing-pusing mencari jawaban atas pertanyaan kalian ataupun bergegas-gegas mencari siapa-saja deh yang mau sama saya. Maka dengan ikhlas biarkan saya berkata “ya doain aja secepatnya”,,,hehehe.

Tapi tetap saja saya tidak bisa membohongi bahwa hati ini sudah mulai tak bisa berjalan sendiri lagi. Saya butuh spirit dari orang terdekat, butuh motivasi dari seseorang yang spesial dan butuh tatapan masa depan [halah].  Sudah hampir 4 tahun hidup dengan ketegaran seorang diri ternyata akhirnya hati dan batin ini mulai rapuh dan butuh energi tambahan [minum pocari sweet aj klo gitu non, pengganti ion tubuh yang hilang :D].

Ssttt tapi ini cukup untuk supply pribadi ajah yah…

But Common deh umur saya masih awal 20an, teman-teman seusia saya juga lagi heboh-hebohnya nyari duit, lagi asyik-asyiknya kerja, lagi menikmati hidup, ngapain juga dipusingin sama “kebiasaan” yang bukan kebiasaan juga kalee. Sekalipun teman saya yang sudah punya pasangan, mereka juga ga repot koq sama hubungan mereka sekarang dan ga lantas buru-buru mengambil tindakan untuk mewujudkan “kebiasaan” itu. Ini udah tahun 2008 bukan saatnya “kebiasaan” kalau orang sudah tamat sekolah (kuliah) trus dapat pekerjaan kemudian secepatnya mencari jodoh guna melangsungkan pernikahan. Duhh ntaran deh saya masih pengen menjelajah Indonesia bahkan dunia dulu [dunia nyata dan dunia maya :D], masih mau hura-hura, masih mau haha-hehe sana-sini, masih belum puas menjadi wanita karier, masih belum megang duit sekarung, masih pengen semau-maunya gw deh,,hehehe.

By the way, eniwey, busway, sekarang sudah bulan ke dua tahun 2008, saya berharap pertengahan tahun ini saya bisa mewujudkan keinginan saya untuk sebuah benda. Semoga saja bisa menjadi kado istimewa buat saya sendiri, dedikasi dari hasil kerja keras saya selama 1 tahun lebih bekerja. Semoga saja Tuhan kabulkan itu,,,amien. Kemudian harusnya juga saya bisa mewujudkan keinginan hati dan batin yang tadi, tapi jikalau memang belum waktunya yuk mari kita lanjutkan kehidupan ini,,,[ye kenapa balik lagi?? Gubraks].

Tulisan ini hanya sedikit spirit buat saya agar selalu kuat dalam menghadapi segala tuntutan profesi atas keprofesionalitasan saya sebagai Makhluk Tuhan Yang Paling Sexy *ngarep mode on*

Be Patient,,,Be Nice,,,Be Pretty,,,Be Sexy,,,Be Happy pastinya
Stop Global Warming
No Drugs No Free Sex
And No Alcohol


[malah kampanye gw *LOL*]

Ps : untuk teman-teman saya, udah deh kaga usah nge-ceng-in gw mulu dah!!Piss yo..piss,,hehe

*Di saat hari libur imlek dan bosen menonton tv yang cuma itu-itu ajah isinya…